wordpress-themes.org

RAMP CHECK ANGKUTAN UMUM

GIAT PEMERIKSAAN KELENGKAPAN DAN KESEHATAN ANGKUTAN UMUM

8

9

Personil Sat Lantas Polres Kudus bersama dengan Dinas Perhubungan Balai sarana dan prasarana perhubungan di daerah II dan Dinas perhubungan Kabupaten Kudus melakukan pemeriksaan kendaraan untuk umum Natal dalam rangka persiapan mudik pada perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019

Pemeriksaan dilakukan oleh Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Kudus Ipda Didik bersama personil Sat Lantas dan anggota Dinas perhubunan di terminal induk Jati Kudus.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengecekan terhadap semua fungsi yang ada pada angkutan, mencakup larangan, rem, persneling, P3K, APAR, kondisi supir dan kelengkapan surat-surat kendaraan.

Kasat Lantas Polres Kudus AKP Ikrar Potawari menjelaskan bahwa pemeriksaan itu dilakukan dalam upaya memberi angka laka lantas faktor kendaraan yang menyebabkan korban fatalitas. Selain itu, kegiatan ini adalah untuk mengingatkan agar-agar selalu mengutamakan penumpang dan tidak mencari kesempatan atau kejar setoran.

“Jika ditemukan kendaraan yang tidak memenuhi standar, baik secara fisik maupun administrasi maka Sat Lantas Polres Kudus tepat untuk memperbaiki dan melengkapinya,” pungkasnya.

 

KAPOLDA JATENG RESMIKAN GEDUNG SATPAS RES KDS

KAPOLDA JATENG RESMINKAN GEDUNG SATPAS

DAN BERIKAN SIM D KEPADA KAUM DIFABEL

FFF

 

1

Selain meresmikan gedung Satpas SIM Prototipe dan Masjid Al-Quds Polres Kudus, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Drs.Condro Kirono,M.M.,M.Hum menyerahkan Surat Izin Mengemudi (SIM) D pada para penyandang cacat atau difabel dilapangan ujian praktek SIM Polres Kudus,.

Kapolda Jateng bersama Bupati Kudus melihat langsung para penyandang difabel melakukan ujian praktek.

“Kedua penyandang difabel tersebut lolos dalam ujian dan berhak mendapatkan SIM,” kata Condro.

Dua orang tersebut adalah Achmad (39), warga Desa Dersalam RT 01 RW 04, Kecamatan Bae dan Darmadi (32) warga Desa Ngembal Kulon RT 01 RW 03 Jati Kudus.

Dilanjutkan, kendaraan yang digunakan mereka adalah sepeda motor yang telah dimodifikasi jadi beroda tiga.

Menurut Condro, meski difabel, mereka memiliki hak yang sama untuk mendapatkan SIM. Demikian juga, mereka harus ikut dalam uji kompetensi sebelum mendapat SIM D.

“Intinya mereka harus bisa menguasai kendaraan, menghargai sesama pemakai jalan dan tahu aturan berlalu lintas,” tandasnya

 

POLISI SAHABAT ANAK TERHADAP TK AISYAH JEKULO DAN KB ANANDA

SAT LANTAS POLRES KUDUS DIDIK ANAK USIA DINI

DENGAN KENALI RAMBU RAMBU LALU LINTAS

7

8

Berbagai upaya dilakukan untuk mewujudkan generasi yang tertib berlalu lintas, seperti yang dilakukan Unit Dikyasa Sat Lantas Polres Kudus dengan mendidik sejak dini anak-anak usia dini untuk tertib berlalu lulintas.

Kali ini Satlantas Polres Kudus menyasar TK Aisyah Jekulo Kudus dan Kelompok Bermain Ananda. Kegiatan pemberian pendidikan berlalulintas dilakukan oleh anggota Dikyasa Polres Kudus, Aipda Zubaidi bersama Bripda Yuliantoro dan Bripda Nely.

Mereka memberikan pendidikan serta sosialisasi tertib berlalu lintas dan juga perkenalan rambu-rambu lalu lintas kepada peserta didik di Taman Lalu Lintas Rendeng Kota Kudus.

“Pendidikan dan sosialisasi berlalulintas yang diberikan, untuk menanamkan budaya tertib berlalulintas sejak dini, Kita berikan pengetahuan kepada mereka agar bisa memahami bagaimana budaya berlalu lintas,” Kata Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Kudus Ipda Mardiati, Jumat (5/10/2018).

Lanjutnya, Kita didik mereka tentang tertib lalu lintas, dengan harapan mereka dapat menerapkan hal itu hingga dewasa dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

Adapun materi yang disampaikan kepada anak-anak yaitu cara memakai helm yang benar dan memberikan pengenalan rambu rambu lalu lintas, etika berlalu lintas serta cara menyeberang yang benar dan memberikan pembelajaran bernyanyi.“Kegiatan ini rutin dilakukan kepada seluruh anak didik TK maupun Kelompok Bermain yang ada di Kabupaten Kudus,” tutupnya.

 

TES URINE PERSONEL SAT LANTAS

MENDADAK PERSONEL SAT LANTAS POLRES KUDUS DI TES URINE

1

14

Tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu, sebanyak 87 personel Sat Lantas Polres Kudus dilakukan tes urine oleh Propam dengan Urkes Polres Kudus, Rabu (26/9/2018) pagi tadi.

Kasi Propam Polres Kudus Ipda TM. Effendi menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian rangkaian penegakan ketertiban dan kedisiplinan (gaktibplin) anggota Polri. Terutama dalam rangka mencegah dan mengantisipasi penyalahgunaan narkoba di kalangan polisi.

“Ini kami lakukan sebagaimana surat perintah dari Kadiv Propam Mabes Polri,” ungkapnya.

Seluruh personil secara bergantian menyerahkan sampel urin kepada petugas urkes. Sampel urine yang telah diambil diserahkan ke tim Urkes, hari itu juga sampel diuji dengan menggunakan alat rapid diagnostic test answer multi drug panels. Hasilnya bisa diketahui hanya dalam hitungan menit.

“Hasil pemeriksaan urin tersebut, tidak ditemukan satupun anggota Sat Lantas yang positif,” tutupnya.

Sementara Kasat Lantas Polres Kudus AKP Eko Rubiyanto Sik,SH mengatakan bahwa test ini adalah untuk memastikan anggota Sat Lantas Polres Kudus dalam keadaan bersih dari narkotika, sehingga ketika melaksanakan tugas di lapangan, dapat bertindak dengan benar, tanpa pengaruh narkoba.

“Saya ingin memastikan bahwa seluruh anggota bersih dari penyalahgunaan Narkoba. Tes ini dilakukan secara mendadak oleh Propam dan Urkes Polres Kudus. Bahkan sebagai Kasat Lantas juga melakukan tes urine,”ungkapnya.

Untuk hasil tes urine, seluruh personil dinyatakan negatif atau tidak terindikasi menggunakan Narkoba. Pemeriksaan ini diharapkan menjadi contoh bagi anggota lainnya.

 

HUT POLANTAS KE 63 TAHUN 2018

SAT LANTAS POLRES KUDUS GELAR PUNCAK

ACARA PERINGATAN HUT POLANTAS KE 63 TAHUN 2018

20180923_0727590-300x225

20180923_072940-735x400

Satuan Lalu Lintas Polres Kudus menggelar puncak perayaan HUT Polantas Ke-63 di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus pada arena Car Free Day (CFD), Minggu (23/9/2018) pagi tadi.

Acara perayaan dimulai dengan melakukan senam bersama Forkopimda dan ribuan masyarakat Kabupaten Kudus.

Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning Sik,MH dalam sambutannya mengucapkan selamat hari jadi Polantas Ke-63. Diperayaan HUT Polantas ini, Ia menjelaskan kepada seluruh masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas.

“Patuhilah aturan yang ada saat melakukan aktivitas dengan berkendara motor. Lengkapi diri dengan helm dan surat-surat kendaraan bermotor,” Katanya

Kapolres Kudus juga menegaskan bahwa pelaksanaan penertiban dan razia kendaraan selama ini yang dilakukan oleh Sat Lantas Polres Kudus merupakan amanat undang-undang, bukan semata kepentingan institusi Polri.

“Semua itu dilakukan dalam rangka menuju budaya Indonesia yang tertib dalam berlalu lintas, keselamatan nomor 1,” tandasnya.

Sementara Kasat Lantas Polres Kudus AKP Eko Rubiyanto Sik,SH mengatakan perayaan ini merupakan puncak dari kegiatan dalam rangka HUT Polantas Ke-63.

Sebelumnya berbagai macam kegiatan telah dilakukan Sat Lantas diantaranya bakti sosial seperti program pemberian jamban kepada warga kurang mampu, donor darah, serta doa bersama dan pemberian santunan kepada para penyandang difabel.

Gelar seremoni dilakukan dengan pemotongan tumpeng oleh Kapolres didampingi Kasat Lantas yang diikuti dengan pelepasan balon ke udara.

Acara ditutup dengan penampilan Polisi Keamanan Sekolah (PKS) binaan Sat Lantas Polres Kudus. Mereka mendemonstrasikan kepiawaiannya dalam menata derap gerak dan langkah dihadapan para tamu undangan.

GIAT SAFETY RIDING FOR POLICE

TINGKATKAN KEMAPUAN ANGGOTA SAT LANTAS

LAKUKAN PELATIHAN SAFETY RIDING

6

5

Anggota Sat Lantas Polres Kudus mengikuti pelatihan safety riding di depan Pos Patwal Alun-alun Kabupaten Kudus, Selasa (18/9/2018) pagi.

Kasat Lantas Polres Kudus AKP Eko Rubiyanto Sik, SH menjelaskan pelatihan safety riding kepada anggota tersebut dimaksudkan untuk membekali tata cara berkendara yang baik dan sesuai aturan yang berlaku.

“Selain teori, anggota juga diajarkan praktek bagaimana cara berkendara roda dua dengan benar sehingga dapat meningkatkan kemampuan berkendara anggota,” Ujarnya.

Menurutnya, pelatihan dan pemahaman safety riding bagi para anggota ini, juga tidak lepas dari upaya pencegahan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Semua personel kita uji teknik mengemudi, mudah-mudahan mereka bisa mengendalikan kendaraannya. Bukan kita yang dikendalikan oleh kendaraan,” katanya.

Safety riding merupakan program untuk melatih ketangkasan anggota dalam berkendara. Tujuannya, di samping untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas juga merefresh kembali kemampuan anggota mengendarai kendaraannya.

GIAT TRANSPORTASI SEHAT MERAKYAT

KAMPANYE TRANSPORTASI SEHAT MERAKYAT

DENGAN BERSEPEDA MENUJU SEKOLAH

4 3

Anggota Sat Lantas Polres Kudus mengkampanyekan program transportasi sehat merakyat (TSM) kepada masyarakat melalui bersepeda bersama menuju sekolah atau ‘Bike to School’, Selasa (18/9/2018) pagi.

Kampanye ini dilakukan untuk meningkatkan keselamataan pelajar dengan menggunakan transportasi alternatif seperti sepeda, berjalan, atau menggunakan angkutan umum menuju ke sekolah.

Kasat Lantas Polres Kudus AKP Eko Rubiyanto Sik, SH menyatakan Sat Lantas Polres Kudus mengkampanyekan program TSM dengan bersepeda bersama menuju sekolah atau Bike to School.

“Ini dilakukan untuk membiasakan pelajar dan masyarakat bertransportasi bertenaga manusia seperti berjalan kaki bersepeda ataupun menggunakan transportasi umum,” Ujarnya.

Bersepeda ke sekolah ataupun tempat kerja, kata dia, juga memiliki banyak keuntungan, terutama kesehatan dan mengurangi polusi udara. Karena itu, Sat Lantas Polres Kudus akan terus mengkampanyekan program ini ke sekolah-sekolah yang ada di Kudus. Sehingga lebih banyak siswa menggunakan sepeda dalam aktivitasnya.

“Ada banyak manfaat dari segi kesehatan, ekonomi lebih murah dan juga ramah lingkungan, serta dapat meminimalisir kemacetan dan kecelakaan pada saat  jam berangkat dan pulang sekolah,”

GIAT RAZIA

TEKAN ANGKA KECELAKAAN

SATLANTAS POLRES KUDUS GENCAR LAKUKAN RAZIA

4\ 3\

Guna menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Kudus , jajaran Satlantas Polres Kudus menggelar razia rutin dalam rangka Keselamatan bagi pengguna kendaraan bermotor.

Razia rutin yang dilakukan jajaran satuan lantas mengambil titik pada pusat kawasan dan jalan utama lainnya. Hal ini dilakukan untuk terus menekan angka kecelakaan dan penindakan terhadap pengguna kendaraan yang melanggar aturan.

Seperti yang dilakukan oleh personil Satlantas Polres Kudus, menggelar razia di jalan Lingkar Ngembal .

“Kegiatan ini sengaja di gelar dikawasan tersebut, karena dianggap sebagai lokasi rawan pelanggaran”, ujar KBO Sat Lantas Polres Kudus Iptu Sucipto saat memimpin razia.

Ditambahkannya, razia rutin atau Operasi Keselamatan yang dilakukan oleh jajaran satlantas tersebut terkait salah satu bentuk kegiatan untuk meminimalisir angka kecelakaan dan angka fatalitas korban laka lantas.

“Kita akan langsung lakukan penindakan bagi pengendara yang tidak memiliki kelengkapan pengendara dan kendaraan, dan operasi kali ini kita fokuskan pada pengendara yang tidak mengunakan helm dan kelengkapan lainnya”, tambahnya.

Tidak ada negosiasi maupun teguran lagi. Sekarang bagi yang melanggar harus ditindak. Beberapa hari ini pihaknya terus melakukan razia di sejumlah titik wilayah di Kudus. Alhasil, banyak surat tilang yang dikeluarkan dan puluhan motor juga diamankan.

Lebih lajut dikatakannya, pihaknya akan terus menciptakan suasana tertib serta patuh terhadap aturan berlalu lintas bagi pengendara maupun nasyarakat di seluruh wilayah Hukum Polres Kudus.

 

MPLS SMK 02 KUDUS

GIAT SATLANTAS ISI MPLS SMK 02 KUDUS

DENGAN PENGETAHUAN BERLALU LINTAS

index6

index5

Pelajar SMK 02 Kudus mendapatkan pengetahuan tentang etika tata cara tertib lalu lintas dari Satlantas Polres Kudus saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS),

Kegiatan bertajuk Police Goes To School Satlantas Polres Kudus ini tak hanya memberikan materi dalam bentuk sosialisasi, tetapi juga dengan simulasi cara aman berkendara “safety riding”

Ada juga simulasi cara berkendara yang baik dan benar serta penggunaan helm SNI yang benar sampai berbunyi klik untuk melindungi kepala dari benturan.
Memberikan sesi tanya jawab kepada siswa-siswi dan menggelorifikasikan pelopor keselamatan berlalu lintas.

Bertempat di halaman sekolah, antusias pelajar SMK ini begitu terasa, bahkan juga diikuti oleh guru. Adapun Petugas Satlantas yang menyampaikan materi adalah Kanit Dikyasa bersama anggotanya.

Kasat Lantas Polres Kudus AKP Eko Rubiyanto SH, SIK. melalui Kanit Dikyasa IPDA Mardiati mengatakan, materi yang diberikan adalah mengenai Kamseltibcarlantas yaitu pengetahuan tentang UU No.22 Tahun 2009 tentang himbauan atau larangan bagi pelajar sekolah yang belum memiliki SIM agar tidak menggunakan ranmor sendiri dan pengenalan 12 gerakan pengaturan lalu lintas.

“Kita juga berikan cara aman dan sehat ke sekolah diantaranya dengan diantarkan atau dibonceng sepeda motor oleh orang tua dan bagi yang sudah memiliki SIM, tetap menggunakan alat pelindung keselamatan yang baik dan benar (HELM) serta menggunakan sepeda dayung,” katanya

 

PENGAJIAN RUTIN SATLANTAS

GIAT PENGAJIAN RUTIN BULANAN

SATLANTAS POLRES KUDUS

index12

index11

Satuan Lalu Lintas Polres Kudus menggelar pengajian rutin dan istighosah yang dilaksanakan di Masjid Bustanul Jannah Mapolres Kudus.

Personel Sat Lantas tak hanya dituntut untuk melaksanakan tugas menjaga ketertiban dan kelancaran lalu lintas saja, Tapi mereka juga harus memiliki sikap yang baik dan berakhlak mulia serta menjadi sosok panutan di masyarakat.

Kasat Lantas Polres Kudus, AKP Eko Rubiyanto SiK, SH mengatakan, pengajian dan istighosah yang rutin dilaksanakan seminggu sekali ini bertujuan untuk pembinaan kerohanian dan mental anggota Satlantas Polres Kudus, serta untuk meningkatkan ketaqwaan dan keimanan sebagai dasar dalam melaksanakan tugas sehari hari.

“Semoga dengan dilaksanakannya pengajian dan istighosah secara rutin ini akan meningkatkan ketaqwaan dan keimanan anggota Sat Lantas Polres Kudus,” Ujarnya

Ia menjelaskan, selain melakukan pengajian, para personel juga diberikan tausiyah oleh KH Ahmad Asnawi dan pemahaman tentang ayat suci Al-quran.

Itu berfungsi agar para personelnya, tak sekadar tahu membaca Al-quran tapi juga harus mampu memahami makna yang terkandung di dalamnya.

“Jika usaha telah dilaksanakan dengan maksimal, tentu harus diimbangi dengan ibadah,” tutupnya.