wordpress-themes.org

Archive for Sosial

LOMBA MEWARNAI

GIAT LOMBA MEWARNAI DAN SAFETY BIKE

DALAM RANGKA OPS SIMPATIK CANDI 2017

Mewarnai.

Mewarnai

Hal-hal yang baik dan akan berguna dimasa depan memang baiknya dilakukan sejak dari usia dini. Anak-anak yang masih di usia dini cenderung menerima apa saja masukan baik yang diterima oleh nalarnya. Ya seperti yang diajarkan oleh para orang tua saat kita masih kecil dahulu,supaya besarnya jadi orang yang baik dan berguna untuk nusa dan bangsa. Dan efeknya tentu terasa untuk melanjutkan hidup saat dewasa.Polisi lalulintas (polantas) Polres kudus nampaknya menyadari hal ini, Sebagai anak kecil yang mungkin belum tau cara berlalu lintas yang baik dan benar, mereka tentu belum paham bagaimana caranya untuk tetap safety dan aman dijalan. Oleh karena itu bertepatan dengan di mulainya Ops simpatik candi 2017 ini polantas polres kudus mengadakan lomba mewarnai dan Edukasi safety bike riding ke anak kecil tingkat TK Se-Kabupaten kudus bertempat di halaman depan Mapolres Kudus.
Giat ini dilaksanakan dengan tujan mengenalkan profil Polisi kepada anak-anak dan juga menghilangkan kesan yang membuat anak-anak takut kepada Polisi. Dan diharapakan ketika mereka dewasa, bisa menjadi pelopor serta mitra polisi dalam menciptakan Kamtibmas. kepada anak-anak usia dini ini tentu berbeda dengan memberikan edukasi kepada orang dewasa.Melalui Kanit dikyasanya Iptu Ngatmin juga memberikan edukasi mengenai rambu-rambu melalui teknik bercerita. ”Teknik bercerita merupakan cara yang tepat untuk menyampaikan edukasi kepada murid taman kanak-kanak” ujar Kanit Dikyasa.
Usai mewarnai, anak-anak Tk tersebut juga diperkenalkan taman portabel tertib lalu lintas dimana dgn adanya taman portable ini dimaksudkan dapat memberi ketertiban lalu lintas sejak usia dini sekaligus sebagai media taman bermain bagi anak-anak.
Selain itu, Anak-anak yang kerap dibonceng oleh orangtuanya saat pergi ke sekolah kerap menjadi korban kecelakaan lalu lintas, lantaran tidak tertib. Bahkan kebanyakan tidak menggunakan helm. Sehingga dalam taman portable ini juga diajarkan agar anak-anak juga diwajibkan menggunakan helm. Tidak hanya orangtuanya saja, kalau menggunakan roda dua, anak-anaknya juga harus menggunakan helm. Ini sebagai wujud mengurangi angka kecelakaan yang selama ini sudah banyak.
“Sudah bukan saatnya lagi para orang tua menakuti anaknya dengan menyebutkan polisi supaya anak yang semula rewel menjadi nurut. Polisi bukan untuk ditakuti, maka dengan lomba mewarnai gambar polisi dan safety bike riding ini diharapkan nantinya para anak-anak lebih dekat dengan polisi” Tutup Kasat lantas AKP Eko rubiyanto Sik.SH

KOMUNITAS KORBAN LAKA LANTAS

GIAT PEMBENTUKAN KOMUNITAS KORBAN LAKA LANTAS

Difabel.

Difabel

Tentunya masih ingat di benak kita pada akhir tahun 2016 lalu Sat lantas polres kudus memberikan penghargaan kepada tiga warga difabel atau penyandang cacat yang lulus uji kompetensi SIM (Surat ijin mengemudi). Kali ini Trobosan baru lagi yang akan diberikan masyarakat Kab Kudus.
Kali ini Sat Lantas Polres Kudus bertempat di ruang utama (Tunggal panaluhan) Polres Kudus Kasat Lantas AKP Eko Rubiyanto SH.SIK membuat “Pembentukan komunitas korban laka lantas”. Apasih tujuannya? “komunitas ini bertujuan untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas. Kepolisian bersama instansi terkait merangkul solidaritas para korban lakalantas untuk turut serta mensosialisasikan tentang pentingnya mematuhi peraturan berlalulintas serta mengutamakan keselamatan saat berkendara dijalan raya.
Kegiatan tersebut berupa edukasi, pencegahan dan berbagai program keselamatan lalu lintas dengan melibatkan jasa raharja, dinas kesehatan, dinas pendidikan dan dinas perhubungan.
Dalam waktu yang bersamaan juga Kapolres Kudus AKBP Andy Rifai Sik, MH memberikan bantuan berupa kursi roda, alat kesehatan berupa krek untuk penyandang cacat karena laka, pemberian helm kepada komunitas dan masyarakat peduli lantas serta tali asih bagi keluarga korban laka lantas yang meninggal dunia.
“Saya ucapkan banyak terimakasih kepada bapak polisi yang sudah memberikan bantuan kepada kami, bantuan ini jelas sangat bermanfaat sekali bagi saya dan keluarga, semoga kebaikan bapak di balas oleh Allah SWT ” kata istri alm sudono. Dengan mata berkaca-kaca diapun berpesan kepada masyarakat khususnya pengendara untuk selalu berhati-hati saat berkendara di jalan.
“Kita ingin menunjukkan kepedulian kepada korban laka maupun keluarga korban yang meninggal dunia. pastinya, kondisi ekonomi keluarga mereka mengalami penurunan jika kepala keluarganya menjadi korban kecelakaan bahkan tidak bisa bekerja. Semoga kegiatan positif ini menjadi agenda rutin, sehingga hubungan antara Polri dengan masyarakat bertambah baik. “pungkas orang nomor satu di polres kudus.

LOMBA CERDAS CERMAT ANTAR SEKOLAH TINGKA SMA

GIAT LOMBA CERDAS CERMAT ANTAR SEKOLAH

TINGKAT SMA/SMK SE-KAB. KUDUS

locemas-6

locemas

Dalam rangka HUT Polantas ke 61 dan Program Lompia Jilid II Sat Lantas Polres Kudus hari Selasa tanggal 20 September 2016 Satlantas Polres Kudus melaksanakan kegiatan “Locemas Zebra Kudus”. Lomba Cerdas Cermat antar sekolah tingkat SMA/SMK /MA Se Kabupaten Kudus. Kegiatan ini di buka oleh Kapolres Kudus AKBP ANDY RIFAI,S.I.K.,M.H.kegiatan ini merupakan tindak lanjut dan evaluasi dari MoU tentang Integrasi lalu lintas di sekolah Kudus.Kegiatan ini diikuti oleh 17 Sekolah dengan jumlah 51 anak sekolah. Satlantas memberikan ajang perlombaan terhadap anak anak sekolah agar kelak dewasa anak anak disiplin dan tertib berlalu lintas selalu mengutamakan keselamatan berkendara. Kegiatan Locemas tingkat SMA/SMK/MA adalah sebagai berikut :
1.Babak Penyisihan
Anak anak diberikan waktu sebanyak 60 menit untuk menyelesaikan soal pilihan ganda.anak anak sangat antusias untuk mengikuti kegiatan locemas.setelah di dinilai oleh pihak Juri akan terpilih 3 final yang akan mengikuti babak selanjutnya.
2. Babak Lemparan.
Setiap regu berhak mendapatkan pertanyaan wajib sebanyak 10 pertanyaan.apabila tidak bisa menjawab akan di lempar kepada regu yang lain.
3 Babak Rebutan.
Dalam session rebutan ini panitia menyiapkan 10 pertanyaan rebutan. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan pemahaman anak sekolah tentang disiplin berlalu lintas sehingga dapat menciptakan Kamseltibcar Lantas,mengurangi pelanggaran dan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya.Dengan penuh harapan kegiatan ini dapat memberikan motivasi terhadap anak anak untuk selalu berprilaku tertib dan menjadi contoh /pelopor keselamatan berlalu lintas dalam keluarga,sekolah dan lingkungannya.

POLICE GO TO SCHOOL SD NEGERI 1 WERGU

GIAT POLICE GO TO SCHOOL

TERHADAP MURID SD NEGERI 1 WERGU

Police Go To School.

Police Go To School

Anggota Satlantas melaksanakan giat Police Go To School terhadap murid SD Negeri 1 wergu dengan memberikan pengetahuan Rambu-Rambu Lalu Lintas dan etika berlalu lintas untuk menanamkan disiplin sejak usia dini guna menciptakan kamseltibcar lantas diwilayah kab. kudus