wordpress-themes.org

GEBYAR KESELAMATAN BERLALU LINTAS

GIAT GEBYAR KESELAMATAN BER LALU LINTAS

index.

index

Satuan Lalu Lintas Polres Kudus, Jawa Tengah, menggelar gebyar keselamatan berlalulintas guna meningkatkan dan menggugah kesadaran warga setempat untuk lebih tertib dalam berlalulintas, Minggu di Alun-alun Kabupaten Kudus.

Ratusan sepeda motor dari berbagai komunitas itu memulai start dari Alun-alun Kabupaten Kudus dengan mengendarai sepeda motor mengelilingi Kota Kudus

Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning Sik, MH, didampingi Kasat Lantas Polres Kudus AKP Eko Rubiyanto Sik, SH mengatakan, aksi ini digelar untuk menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas.

“Kita mengajak masyarakat untuk sadar berlalu lintas dengan aksi berkendara yang dilengkapi dengan berbagai alat keselamatan seperti helm, kaca spion dan menghidupkan lampu disiang hari. Harapan kita, aksi ini berbuah positif sehingga angka kecelakaan berlalu lintas bisa diminimalisir,” katanya.

Acara itu sendiri dirangkai di tengah-tengah acara Car Free Day dengan berbagai kegiatan seperti pemberian helm kepada komunitas motor, deklarasi anti Hoax oleh komunitas motor, penampilan Polcil Polres Kudus serta safty reading.

APEL GALAR PASUKAN OPS KLC 2018

GIAT APEL GELAR PASUKAN

OPS KESELAMATAN LALU LINTAS CANDI TAHUN 2018

ops.

ops

Apel gelar pasukan dalam rangka operasi lalu lintas digelar Polres Kudus dengan bersandikan “Ops Keselamatan Lalu Lintas Candi 2018”. Operasi yang akan digelar dari tanggal 5 s.d 25 Maret 2018 ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas untuk mendukung kebijakan Promoter Kapolri guna terciptanya kamseltibcarlantas di wilayah Jawa Tengah. Apel gelar pasukan Ops Keselamatan Candi 2018 dilaksanakan langsung di halaman Mapolres Kudus, Senin (05/03/2018) dengan diikuti anggota Polres Kudus maupun Polsek jajaran dan beberapa instansi terkait diantaranya TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan. Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning Sik,MH saat membacakan amanat Kakorlantas Polri mengatakan, tema operasi kali ini Meningkatkan Kesadaran dan Kepatuhan Masyarakat dalam Berlalu Lintas Untuk Mendukung Kebijakan Promoter Kapolri Guna Terciptanya Kamseltibcarlantas. “Apel ini untuk mengetahui sejauh mana kekuatan personel dan sarana perlengkapan peralatan lainnya sehingga Operasi Keselamatan Candi 2018 berjalan optimal serta dapat lebih tepat sasaran dan berhasil sesuai tujuan,” ujarnya Menurut Agusman, lalu lintas merupakan urat nadi perekonomian suatu negara, oleh sebab itu pemeliharaan keselamatan dan ketertiban dan keamanan lalu lintas sangatlah penting dalam menunjang kehidupan berbangsa dan bernegara. Maka Kamseltibcarlantas merupakan suatu cermin keberhasilan dari pembangunan peradaban modern. Oleh sebab itu, Polri khususnya Polantas bersama pemerintah dan stake holder lainnya bertanggung jawab untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Sehingga perlu diadakan pelaksanaan operasi kepolisian di bidang lalu lintas untuk mewujudkan negara yang tertib dan berevolusi dari segi mental masyarakat. “Kita menyadari dalam mengatasi permasalahan bidang lalu lintas wajib bertindak dengan melakukan berbagai upaya untuk menciptakan pemerintah yang bertanggung jawab dalam pembinaan, pemeliharaan Kamseltibcarlantas” papar Agusman. Ditambahkannya dalam Operasi Keselamatan 2018 saat ini, langkah-langkah dalam penindakan berupa langkah preemtif dan preventif, serta penindakan hukum dengan cara selektif pada pelanggaran-pelanggaran yang berpotensi pada fatalitas laka seperti melawan arah, menggunakan handphone saat berkendara, berboncengan lebih dari satu orang (motor) dan melebihi kapasitas (mobil), belum cukup umur, tidak menggunakan kelengkapan berkendara.Selesai pelaksanaan apel gelar pasukan dilanjutkan dengan pengecekean sarana perlengkapan serta peragaan simulasi keselamatan lalu lintas.

PEMBERIAN REWARD BRIPTU ERLANGGA

SEMPAT VIRAL BRIPTU ERLANGGA

DAPAT PENGHARGAAN DARI KAPOLRES KUDUS

FB_IMG_1519873735901-720x400

IMG-20180301-WA0119-300x225

Kapolres Kudus memberikan penghargaan kepada Briptu Erlangga Hananda Seto, polisi yang jadi korban gigit seorang ibu di Jalan Ahmad Yani pada hari Kamis (22/02/2018) kemarin.Dalam upacara yang berlangsung di halaman Mapolres Kudus Kamis (01/03/2018), Angga diberi penghargaan oleh Kapolres atas dedikasi dan kesabarannya menghadapi ibu yang mengamuk dan menggigit tangannya itu. Dalam video yang beredar, Angga terlihat dimarah-marahin dan digigit oleh ibu itu, namun ia tak membalas hanya diam menahan rasa sakit saat digigit Angga tercatat sebagai anggota Kesatuan Lalu Lintas Polres Kudus. Pagi itu sekitar pukul 07.00 WIB, ia sedang bertugas mengatur lalin di Jalan A Yani Gang 4. Dari arah utara, ada seorang ibu yang melintas tanpa mengenakan helm yang kemudian dihentikan justru motor yang dikendarai ditabrakkan kearah dirinya.“Kunci motor langsung saya ambil, tapi tiba-tiba ibu itu mengigit tangan kanan saya dua kali. Kalau saya lawan ibu itu akan terpelanting makanya saya diam. Meski terasa sakit,” Ujarnya Dalam sambutannya Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning Sik,MH mengatakan organisasi mengapresiasi terhadap Briptu Erlangga atas kejadian yang viral di media sosial terkait kesabarannya menghadapi seorang ibu yang melakukan pelanggaran hingga sampai digigit dia tetap tenang dan berempati. “Terlepas dari komentar divideo yang viral,saya sangat mengapresiasi ketenangan saudara, ucapan, tindakan dan sikap yang tidak menyinggung kemarahan ibu tersebut”. Ujarnya

 

KECELAKAAN JAZZ DAN BEAT

KECELAKAAN JAZZ DAN BEAT YANG SEMPAT VIRAL DI MEDSOS

IMG-20180215-WA0077-01

IMG-20180215-WA0042-768x576

Kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Jenderal Sudirman turut Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Minggu (11-02-2108) malam sekira pukul 21.02 WIB. Peristiwa nahas itu melibatkan mobil Honda Jazz putih bernomor polisi K-7539-XA vs sepeda motor Honda Beat tanpa nomor polisi. Akibat kejadian tersebut, dua orang kakak-adik pengendara sepeda motor Honda Beat meninggal akibat dihantam mobil Honda Jazz. Keduanya sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat karena menderita luka serius, namun nyawanya sudah tidak dapat tertolong. Kasatlantas Polres Kudus AKP Eko Rubiyanto, S.H, S.I.K melalui Kanit Laka Iptu Ngatmin, S.H menjelaskan, pengendara nahas sepeda motor bernama Melly Musthafiyah (18) yang memboncengkan Siti Rrohdhotul Khasanah (14). Mereka merupakan kakak beradik yang tinggal di Desa Karangbener RT 01 RW 07, Kecamatan Bae Kudus. Sementara Honda Jazz putih yang dikendarai AA (41) warga Kecamatan Jati Kudus. “Melly mengalami luka tulang leher dan kaki kiri patah sedangkan adiknya Siti Rrohdhotul Khasanah luka tulang leher patah dan kaki kanan robek,” ujarnya. Kronologi kecelakaan berdasarkan rekaman CCTV yang telah beredar luas di masyarakat memperlihatkan kedua kendaraan melaju dari arah timur. Korban bermaksud untuk menyeberang masuk masuk ke gang di Dukuh Ngetuk Desa Ngembalrejo. Sebelum menyeberang, keduanya sempat berhenti di pinggir jalan karena ada mobil yang melintas. Usai mobil pertama melintas kedua korban yang mengendarai sepeda motor Honda Beat kemudian memutuskan menyeberang. Namun sesampainya di tengah jalan melaju dari arah timur Honda Jazz putih bernomor polisi K-7539-XA dari arah timur akhirnya terjadilah kecelakan. Kejadian tersebut kemudian ditangani oleh Unit Laka Polres Kudus dengan melakukan pemeriksaan malam itu juga. Setelah itu, penyidik Unit Laka lantas langsung bergerak cepat melakukan penyidikan untuk menentukan status pelaku. “Setelah dilakukan proses penyidikan, akhirnya pelaku ditetapkan menjadi tersangka Selasa, 13 Februari 2018,” imbuh Iptu Ngatmin. Dia menambahkan, usai ditetapkan menjadi tersangka, AA kemudian ditahan di Mapolres Kudus. “Tersangka sudah kami tahan sejak Rabu, 14 Februari 2018. Ditempatkan di ruang tahanan Mapolres Kudus bersama dengan tahanan umum lainnya,” tandasnya. Dirinya menegaskan, informasi yang beredar di masyarakat yang mengatakan tersangka berada di rumah dan tidak ditahan itu tidak benar. Karena Kepolisian sudah menahan tersangka. “Semua waga negara diperlakukan sama, tidak ada tebang pilih. Termasuk untuk tersangka sudah kami tahan,” tegasnya. Tersangka dijerat dengan pasal berlapis, yakni pasal 310 ayat (4) jo pasal jo pasal 311 jo 312 Undang-undang Republik Indonesia nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan dengan ancaman hukuman 6 ( enam ) tahun penjara.

 

PERESMIAN TAMAN LALU LINTAS

GIAT PERESMIAN TAMAN EDUKASI LALU LINTAS

_MG_5721

_MG_5730

Berbagai inovasi dilakukan Satuan Lalu Lintas Polres Kudus dalam menangani rendahnya tingkat kesadaran masyarakat untuk tertib berlalulintas, salah satunya dengan membuat Taman Lalu Lintas di hutan Kota Rendeng Kab Kudus. Dengan adanya taman tersebut dapat menjadikan sarana edukasi bagi anak-anak tentang tata cara berkendara di jalan. Bekerjasama dengan Pemkab Kudus dan Djarum Foundation Taman Lalu Lintas diresmikan oleh Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Drs.Indrajit, S.H. Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning Sik,M.H. mengatakan, kesadaran tertib berlalulintas di Kabupaten Kudus masih rendah. Untuk itu dibutuhkan upaya penyadaran sejak usia dini. Salah satu upaya yang dilakukan yakni berupa pembuatan taman lalu lintas sebagai sarana edukasi tentang tata cara berkendara di jalan. “Ditaman tersebut, ada sejumlah rambu-rambu lalin, perempatan, tempat bermain dan rumah edukasi, serta berbagai permainan. Intinya agar dapat berkesan edutainment”, Ujarnya Selain menjadi area terbuka hijau, Taman Lalu Lintas dan Hutan Kota ini berfungsi sebagai salah satu wadah edukasi publik karena telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas khusus yang bermanfaat menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat. Ia menjelaskan keberadaan taman dapat meningkatkan kesadaran anak-anak di Kudus yang kedepan mereka dapat menjadi pelopor keselamatan berlalulintas. “Dengan bermain ditaman lalin, maindset anak-anak akan berubah menjadi disiplin. Ketika melihat keluarganya tidak tertib, mereka akan mengingatkan”, imbuhnya Sementara itu, Bupati Kudus Musthofa yang diwakili oleh Sekda Kudus Noor Yasin mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kudus memiliki visi untuk senantiasa mengupayakan berbagai fasilitas publik yang memiliki manfaat edukasi sekaligus dapat menjaga kelestarian lingkungan. “Pemerintah Kabupaten Kudus senantiasa berupaya untuk mewujudkan sarana lingkungan yang bermanfaat dan dapat memberikan edukasi untuk semua warga. Dengan adanya Taman Lalu Lintas dan Hutan Kota ini, kami harapkan tidak hanya berfungsi sebagai kawasan hijau, namun lebih penting lagi juga bisa menjadi sarana edukasi khususnya anak-anak tentang lalu lintas,” terangnya Selain itu, Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Drs.Indrajit, S.H menyampaikan, taman lalu lintas ini bisa menjadi sarana interaksi bagi anak-anak untuk belajar tentang disiplin berlalu lintas. Dijajaran Polda Jateng hampir semua telah memiliki taman lalu  lintas.“Taman Lalu Lintas ini merupakan sarana pendukung bagi program-program yang akan lebih mendekatkan masyarakat dengan Kepolisian. Terlebih dengan berbagai fasilitas yang ada di dalamnya dapat dimanfaatkan sebaik mungkin agar menjadi sarana edukasi dini kepada anak tentang kedisiplinan berlalu lintas,” tuturnya. Sementara itu, Vice President Djarum Foundation FX Supanji mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk turut memberikan edukasi kepada masyarakat luas tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan tertib berlalulintas.

 

POLISI LALU LINTAS DI LARANG GENDUT

GIAT PROGRAM OVER WEIGHT ( OW )

PERSONEL LALU LINTAS DILARANG GENDUT

giat ow.

giat ow

Perut “gendut” kerap menjadi perhatian serius Korps Bhayangkara. Seperti yang terlihat, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kudus AKP Eko Rubiyanto Sik,SH melaksanakan pengecekan kepada anggotanya yang berperut gendut. Bertempat di Alun-alun Kab Kudus, Sejumlah anggota yang terkena razia perut gendut dibariskan dan dibawa lari siang mengelilingi Alun-alun. Bagi anggota yang memiliki kelebihan berat badan atau tidak ideal, akan diwajibkan mengikuti program penurunan berat badan, berupa olahraga lari, push-up, hingga shit-up. Kasat Lantas saat ditemui mengatakan kegiatan ini berguna bagi seluruh anggota Lalu Lintas untuk menjaga kesehatan dan juga penampilan serta untuk menjadikan polisi bisa bekerja secara prima.Terlebih bagi aparat keamanan yang dituntut senantiasa sigap melayani masyarakat. Tidak cuma anggota saja, para Kanit dan termasuk saya sendiri ikut dalam program ini. “Sehingga setiap anggota pada saat berpakian dinas tidak terlihat perutnya buncit,” katanya

 

GELAR PASUKAN OPS ZEBRA CANDI 2017

GIAT APEL GELAR PASUKAN OPERASI ZEBRA CANDI 2017

DI HALAMAN MAPOLRES KUDUS

gelar.

gelar

Kepolisian Resor Kudus telah melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Candi 2017 dihalaman Mapolres Kudus. Operasi Zebra Candi yang digelar, melibatkan ratusan personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan Kudus yang bakal dilaksanakan selama 14 hari ke depan mulai tanggal 1 s.d 14 November 2017.Dalam kegiatan gelar pasukan tersebut juga dilakukan penyematan pita operasi kepada perwakilan peserta apel, sebagai tanda bahwa Operasi Zebra ini sudah dimulai.  Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning Sik, MH saat memimpin apel menyatakan Operasi Zebra Candi 2017 kali ini, merupakan operasi Kepolisian terpusat dengan tujuan untuk menciptakan situasi tertib berlalu lintas pada pengguna jalan. “Diharapkan Operasi ini akan dapat mendorong tercapainya tujuan operasi Zebra yaitu diantaranya meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas,” ungkap Kapolres.  Ditambahkannya, dalam apel gelar pasukan yang dilaksanakan kita dapat mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.

POLISI SAHABAT ANAK TK MUSLIMAT NU

GIAT POLISI SAHABAT ANAKTERHADAP TK MUSLIMAT NU

psa.

psa

Untuk belajar tertib berlalu lintas, anak-anak TK sudah mulai diperkenalkan berbagai jenis rambu-rambu. Diharapkan dengan mengenali rambu-rambu sudah mengenalkan anak belajar tertib berlalulintas. Harapan itu disampaikan Ipda Mardiati Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Kudus Saat datang di Muslimat NU Bae Kab. Kudus,  Ditambahkan Mardiati, dengan mengenali rambu lalu lintas sudah menjadi sarana belajar bagi anak-anak di usia dini. Termasuk kalau menemukan rambu-rambu anak-anak sudah mengetahui apa yang harus dilakukan. Pengenalan rambu lalulintas itu menjadi salah satu materi pembelajaran di sekolah TK Muslimat NU, Kota Kudus. Malahan di sekolah yang berlokasi di Jl Lingkar Utara depan Pom Bensin Sukun Peganjaran Bae itu juga dibuat ruangan kelas dengan gambar rambu-rambu lalu lintas. Anggota Dikyasa memperkenalkan rambu – rambu lalu lintas dengan permainan. Pengenalan gambar tanda rambu lalu lintas mulai dari gambar petunjuk, peringatan dan larangan serta gambar berkendaraan yang benar yang disisipi permainan bisa langsung diterima oleh anak anak sehingga apa yang disampaikan bisa bermanfaat. “Kalau tidak di sisipi permainan akan sulit dipahami oleh anak anak. Oleh sebab itu kita adakan permainan edukasi” Terang Ipda Mardiati.

Selain mengadakan permainan kecil, Unit Dikyasa juga memberikan apresiasi kepada Murit TK Muslimat NU yang bisa menjawab pertanyaan seputar rambu rambu lalu lintas dengan memberikan hadiah atau doorprice sehingga anak anak bersemangat untuk menjawabnya. ” Kita beri doorprice bagi yang bisa dan berani menjawab pertanyaan”. Ujarnya Acara yang diselenggarakan dengan tujuan untuk mendorong semangat belajar anak-anak sejak dini terutama dalam hal pengetahuan dasar tertib berlalu lintas tersebut diharapkan bisa dilaksanakan secara rutin, karena selain mengenalkan rambu rambu lalu lintas, Polri juga bisa mendekatkan diri dengan anak anak.

 

PERAYAAN HUT POLANTAS KE 62

GIAT PERAYAAN HUT POLANTAS KE 63

SAT LANTAS POLRES KUDUS BARENG ANAK YATIM

index5

index3

HUT Polantas ke 62 jatuh pada hari ini Jumat (22/9). Serangkaian kegiatan telah digelar Satuan Lalu Lintas Polres Kudus beberapa hari lalu. Mulai dari Sat Lantas Peduli (Pembagian Daging Kurban,Donor Darah, dan Anjangsana), Family Gatering, Lomba Cerdas Cermat (LCC), Gebyar HUT Polantas dan Louncing E-Service, Pagelaran Wayang Kulit dan Campur Sari dan ditutup dengan Tasyakuran di Aula Mapolres Kudus.

Kegiatan tasyakuran digelar bersama Pejabat Utama Polres Kudus,seluruh anggota Sat Lantas, dan anak yatim. Kegiatan diawali dengan Doa besama yang dipimpin oleh KH Mashud Siraj SH,MH dan dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng serta pemberian santunan kepada anak yatim piatu.

Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning Sik,MH dalam sambutannya mengucapkan selamat ulang tahun kepada Korp Lalu Lintas yang Ke 62. Semoga diusia yang ke 62 ini, Sat Lantas Polres Kudus semakin jaya, dan selalu memberikan pelayanan yang terbaik dan prima. Dengan trobosan -trobosan yang dibuat oleh Sat Lantas Polres Kudus seperti E-Service yang baru dilauncing kemarin diharapkan tidak sekedar slogan saja tetapi dapat ditindaklanjuti atau diterapkan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.

“Tingkatkan terus pelayanan sehingga dapat terwujud Indonesia aman,selamat,tertib dan lancar melalui modernisasi Polantas sebagai implementasi tahun keselamatan untuk kemanusiaan”tutup AKBP Agusman Gurning.

Sementara Kasat Lantas Polres Kudus AKP Eko Rubiyanto Sik,SH menyatakan acara tasyakuran ini, disamping merupakan acara penutup serangkaian kegiatan Sat Lantas Polres Kudus dalam perayaan HUT Polantas Ke 62 juga sebagai bentuk wujud rasa syukur atas bertambahnya usia Korps Polisi Lalu Lintas.
“Semoga Korp Lalu Lintas semakin jaya”.Tegasnya

LOMBA MEWARNAI HUT RI KE 72

GIAT LOMBA MEWARNAI HUT RI KE 72

TINGKAT TK KABUPATEN KUDUS

MEWARNAI.

MEWARNAI

Dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke 72, jajaran Satlantas Polres Kudus menggelar acara lomba mewarnai dan Safety Bike Riding yang berlangsung di Lapangan Rendeng Kec Kota Kudus,  Menurut Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning Sik,MH melalui Kasat Lantas Polres Kudus AKP Eko Rubiyanto Sik,SH mengatakan kegiatan yang digelar ini melibatkan anak-anak TK (Taman Kanak-kanak) se-Kabupaten Kudus sebagai upaya sosialisasi tertib berlalu lintas pada anak usia dini, agar kelak ketika dewasa mengerti tata cara berkendara dengan baik. Dimana ada ratusan anak TK yang dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Penyadaran tertib berlalu lintas akan terus dilakukan untuk meminimalisir pelanggaran maupun tingkat kecelakaan lalu lintas (laka lantas) karena human error.
“Kami kenalkan rambu-rambu kepada anak-anak melalui gambar dan praktek sehingga mereka memahami dan akan terbawa sampai dewasa,” Rambu-rambu yang diperkenalkan kepada anak-anak merupakan rambu yang sering mereka jumpai dijalan seperti rambu dilarang parkir, traffic light maupun zebra cross.